JERAT.ID | Kediri – LSM Gerak Indonesia menyatakan akan menggelar aksi damai di Kantor Kecamatan Mojo dan Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, dalam waktu dekat. Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait.
Koordinator aksi, Jemies Ahmied Carolina, mengatakan bahwa demonstrasi akan difokuskan pada tuntutan transparansi, keadilan, serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh calon peserta didik.
Menurutnya, banyak keluhan masyarakat yang diterima terkait tidak diterimanya sejumlah siswa di sekolah negeri yang berada di wilayah tempat tinggal mereka, khususnya di SMP Negeri 1 Mojo dan SMP Negeri 1 Ngadiluwih.
“Kami menerima aspirasi dari masyarakat bahwa ada anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah namun tidak dapat diterima di SMPN 1 Mojo maupun SMPN 1 Ngadiluwih. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dan perlu mendapatkan penjelasan secara terbuka,” ujar Jemies.
LSM Gerak Indonesia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak. Oleh karena itu, seluruh proses penerimaan peserta didik baru harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain menyampaikan aspirasi masyarakat, pihaknya juga mendorong pemerintah kecamatan agar berperan aktif memfasilitasi komunikasi antara warga dengan instansi terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan SPMB 2026 dapat diselesaikan secara terbuka, akuntabel, dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Aksi damai yang direncanakan tersebut akan dilaksanakan dengan mengedepankan ketertiban, keamanan, serta menghormati seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku. LSM Gerak Indonesia juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara santun, tertib, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Hingga berita ini ditulis, pihak Kecamatan Mojo, Kecamatan Ngadiluwih, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri belum memberikan.
keterangan resmi terkait rencana aksi tersebut. JERAT.ID akan terus memantau perkembangan dan menyajikan informasi terbaru kepada masyarakat secara berimbang dan berkelanjutan.
Pewarta : Red..











