Jerat.id || KEDIRI, 22 Februari 2026 – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (Gerak Indonesia) menyatakan dukungan penuh terhadap visi Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, terkait penguatan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi rakyat tanpa harus mematikan eksistensi ritel modern.
Dalam rapat koordinasi pengurus di Kediri, Kepala Bidang Informasi LSM Gerak Indonesia, Achmad Masliyanto, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah momentum bagi desa-desa di wilayah Kediri untuk bertransformasi menjadi pusat produksi dan distribusi mandiri.
“Kami sangat sependapat dengan Menteri Koperasi bahwa Kopdes memiliki karakter gotong royong yang unik. Kehadiran Kopdes Merah Putih bukan untuk bersaing secara destruktif dengan ritel modern, melainkan menciptakan keseimbangan ekosistem usaha di mana masyarakat desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen,” ujar Achmad.
Agar implementasi di tingkat desa, khususnya di wilayah Kediri, berjalan optimal, LSM Gerak Indonesia mengusulkan tiga poin kunci:
Digitalisasi & Transparansi: Pengelolaan Kopdes wajib menggunakan teknologi digital untuk menjamin efisiensi dan transparansi manajemen yang akuntabel.
Pendampingan Intensif: Diperlukan edukasi berkelanjutan bagi pengurus koperasi mengenai manajemen stok, strategi harga kompetitif, dan tata kelola usaha profesional.
Sinergi Distribusi: Membuka peluang kolaborasi antara Kopdes dengan jaringan ritel modern sebagai jalur distribusi produk unggulan lokal ke pasar yang lebih luas.
Sebagai organisasi kontrol sosial, LSM Gerak Indonesia berkomitmen menjadi fasilitator bagi masyarakat desa di Kediri. Melalui publikasi dan pendampingan hukum maupun teknis, mereka siap memastikan regulasi pendanaan Kopdes dan program pemberdayaan ini benar-benar sampai ke tangan yang tepat.
“Target pemerintah untuk mengoperasikan puluhan ribu unit Kopdes pada April 2026 harus kita kawal bersama agar manfaatnya terasa langsung oleh petani, UMKM, dan seluruh lapisan masyarakat di pelosok Kediri,” pungkasnya.











