JERAT.ID || TUBAN – Video kericuhan yang viral di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, mulai menemukan titik terang. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber serta keterangan kepolisian, peristiwa tersebut diduga merupakan rangkaian aksi kekerasan yang terjadi di beberapa lokasi pada Minggu dini hari.
Insiden bermula saat rombongan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) pulang setelah menghadiri acara tasyakuran. Dalam perjalanan, sekitar 10 warga SH Terate diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.
Menurut informasi yang diperoleh, kelompok penyerang diduga berjumlah lebih dari 40 orang. Mereka diduga membawa berbagai benda tumpul dan melakukan penyerangan secara bersama-sama. Akibat kejadian tersebut, 10 korban mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang bervariasi dan telah mendapatkan penanganan medis.
Mengutip informasi yang telah diberitakan Radar Tuban, rangkaian kericuhan tidak hanya terjadi di satu lokasi. Peristiwa serupa dilaporkan terjadi di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Perempatan Bongkol, Desa Sumurgung, kawasan perbatasan Grabagan–Telogonongko, serta Jalan Desa Pakel, Kecamatan Montong. Di Desa Sambonggede, sejumlah orang terekam membawa benda tumpul dan melakukan aksi perusakan di kawasan pertokoan.
Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono, memastikan penyidik masih memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam rangkaian aksi tersebut. Polisi juga terus mendalami motif, kronologi, dan peran masing-masing pihak untuk mengungkap kasus secara menyeluruh.
Hingga berita ini diturunkan, lima orang terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun pihak yang diduga mengoordinasikan aksi tersebut.
Sementara itu, kuasa hukum para korban meminta aparat penegak hukum mengusut kasus ini hingga tuntas. Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku yang berada di lapangan, tetapi juga harus menyasar siapa pun yang terbukti merencanakan, menggerakkan, atau mengoordinasikan aksi kekerasan tersebut.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proses hukum, warga SH Terate Cabang Tuban berencana menggelar aksi damai. Mereka berharap kepolisian dapat bertindak profesional, transparan, dan menindak seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Redaksi akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan memperbarui informasi setelah terdapat keterangan resmi lanjutan dari pihak kepolisian. (Ag13) ..











