JERAT.ID // JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026. Penyesuaian tersebut berlaku di seluruh wilayah pemasaran Pertamina dan mencakup kenaikan harga Pertamax serta Pertamax Green 95.
Berdasarkan keterangan resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
Adapun harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 10 Juni 2026 adalah sebagai berikut:
• Pertalite : Rp10.000 per liter
• Biosolar : Rp6.800 per liter
• Pertamax : Rp16.250 per liter
• Pertamax Green 95 : Rp17.000 per liter
• Pertamax Turbo : Rp20.750 per liter
Dexlite : Rp23.000 per liter
• Pertamina Dex : Rp24.800 per liter
Pertamina menegaskan bahwa selain Pertamax dan Pertamax Green 95, harga jenis BBM lainnya tidak mengalami perubahan.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan setelah melalui evaluasi sesuai formula yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta harga pasar keekonomian yang terus mengalami perubahan.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina,” ujar Roberth.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina maupun aplikasi MyPertamina guna memperoleh informasi yang akurat dan terkini.
(Red) ..











