JERAT.ID || KEDIRI – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Desa Joho, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Puluhan warga bersama Paguyuban Peternak Lebah Madu secara swadaya melakukan perbaikan dan penguatan jalan makadam dengan cor rabat di jalur menuju kawasan wisata Taman Bunga Kelir, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga sore hari tersebut melibatkan sekitar 30 orang yang terdiri dari warga setempat, pengguna jalan, anggota Paguyuban Peternak Lebah Madu, serta unsur Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
Perbaikan dilakukan pada ruas jalan Dukuh Igir-Igir, Desa Joho, yang selama ini menjadi akses vital bagi petani, peternak kambing dan sapi, peternak lebah madu, serta masyarakat umum yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Menurut warga, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai masih membutuhkan peningkatan kualitas. Seluruh biaya pengerjaan berasal dari swadaya masyarakat tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
“Jalan ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi warga. Selain digunakan oleh petani dan peternak, jalan ini juga menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata yang semakin ramai dikunjungi,” ujar salah seorang warga di lokasi kegiatan.
Selain menuju Taman Bunga Kelir, ruas jalan tersebut juga menjadi jalur akses menuju Wisata Embung Sumber Podang, Wisata Religi Sungai Tempuran, serta Situs Wilis yang dalam beberapa tahun terakhir mulai menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, panjang total jalan yang masih membutuhkan peningkatan kualitas mencapai sekitar 4 kilometer. Sebelumnya, sekitar 1 kilometer ruas jalan telah mendapatkan penanganan berupa pengaspalan. Namun, sebagian titik saat ini dilaporkan mulai mengalami kerusakan dan pengelupasan sehingga membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Pada hari pertama pengerjaan, warga mengerahkan satu unit mesin molen, empat kendaraan L300, satu unit truk, 50 sak semen, serta tiga rit pasir. Kegiatan perbaikan direncanakan akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan hingga kondisi jalan dinilai lebih layak dan aman dilalui.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa masyarakat masih membuka kesempatan bagi para donatur yang ingin berpartisipasi membantu kelanjutan pembangunan jalan tersebut.
“Untuk kegiatan selanjutnya, kami masih menunggu dan menerima bantuan dari para donatur, baik berupa dana maupun material bangunan. Selain itu, kami juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kediri melalui dinas terkait,” ungkapnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kediri dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, khususnya melalui program pengaspalan lanjutan dengan kualitas yang lebih baik dan tahan lama.
Menurut masyarakat, peningkatan kualitas jalan tidak hanya akan memperlancar aktivitas ekonomi warga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan lereng Gunung Wilis yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“Kami berharap ada tindak lanjut dari pemerintah agar jalan ini dapat diaspal secara menyeluruh sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung,” harap warga.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi, warga Desa Joho menunjukkan bahwa pembangunan dapat dimulai dari partisipasi masyarakat. Namun demikian, dukungan pemerintah tetap dibutuhkan agar pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan wilayah.
Pewarta : genk77











