Berita

Mediasi Buntu, Warga Dusun Cangak Tuntut Transparansi Setelah Kades Krandang Temui Manajemen PT SMS.

3
×

Mediasi Buntu, Warga Dusun Cangak Tuntut Transparansi Setelah Kades Krandang Temui Manajemen PT SMS.

Sebarkan artikel ini
IMG20260918100411 scaled

JERAT.ID | KEDIRI — Polemik antara warga Dusun Cangak, Desa Krandang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri dengan PT Sukses Mitra Sejahtera (PT SMS) belum menemui titik terang.

 

Hingga Senin siang (21/9/2026), kesepakatan tertulis atas empat poin tuntutan warga yang dirumahkan selama tiga pekan terakhir belum juga diserahkan oleh pihak perusahaan.

 

Dinamika sengketa ini kembali memunculkan perhatian publik setelah Kepala Desa (Kades) Krandang terpantau mendatangi kantor perusahaan pada Senin siang.

 

Langkah ini memicu kekhawatiran dari warga terkait transparansi proses penyelesaian masalah.

 

Sebagai latar belakang, mediasi yang digelar pada Jumat (18/9/2026) di Kantor Desa Krandang menghasilkan empat poin krusial yang didesak oleh warga:

 

1, Penerimaan Kembali Karyawan: Mendesak perusahaan untuk mempekerjakan kembali warga lokal yang saat ini berstatus dirumahkan.

 

2, Perbaikan Infrastruktur: Pengecoran akses jalan di depan perusahaan ke arah barat guna mencegah banjir dan kerusakan infrastruktur saat musim hujan.

 

3, Pengelolaan Limbah: Pembersihan saluran limbah dan pengangkutan serutan kayu secara rutin setiap minggu.

 

4, Sikap Tegas Warga: Warga menyatakan sikap akan menutup akses saluran pembuangan limbah perusahaan apabila tidak ada itikad baik dari manajemen terkait poin pertama.

 

Perwakilan warga, Istamar, menyuarakan kekhawatiran atas pergerakan Kades yang mendatangi kantor PT SMS tanpa adanya perwakilan warga yang mendampingi atau melibatkan perwakilan warga.

 

Ia menegaskan bahwa warga menuntut proses mediasi berjalan secara terbuka dan inklusif.

 

“Siang ini Pak Kades mendatangi perusahaan, namun dari pihak warga tidak dihubungi. Kami khawatir ada keputusan sepihak yang diambil tanpa sepengetahuan warga yang berkepentingan,” ujar Istamar kepada awak media, Senin (21/9/2026).

 

Istamar menambahkan, warga sangat berharap agar setiap langkah penyelesaian sengketa ini melibatkan semua pihak yang hadir dalam mediasi sebelumnya, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial atau dugaan ketidaktransparanan di tengah masyarakat.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT SMS maupun Pemerintah Desa Krandang terkait hasil pertemuan dan realisasi empat tuntutan warga.

 

Pihak warga dan karyawan yang terdampak kini berada dalam posisi menunggu tenggang waktu yang telah disepakati pada pukul 15.00 WIB sore ini.

 

Jika tidak ada respons atau itikad baik dari manajemen perusahaan, warga menyatakan siap mengambil langkah tegas sesuai dengan poin tuntutan yang telah mereka rumuskan.

 

Redaksi telah berupaya mengonfirmasi Kepala Desa Krandang maupun pihak manajemen PT SMS untuk meminta klarifikasi terkait pertemuan tersebut dan tuntutan warga, namun belum memperoleh tanggapan hingga berita ini dipublikasikan. (Cek) ..

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.