Jerat.id || KEDIRI – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Indonesia (Gerak Indonesia) menyatakan komitmen penuh untuk mengawal akselerasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Langkah ini ditegaskan sebagai bentuk sinergi nyata dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian ekonomi dari akar rumput.
Kepala Bidang Informasi LSM Gerak Indonesia, Achmad Masliyanto, mengungkapkan bahwa kehadiran KDMP merupakan momentum krusial bagi transformasi kesejahteraan warga desa. Ia menekankan bahwa program ini adalah instrumen negara untuk memastikan redistribusi ekonomi yang adil dan inklusif.
“Kami mendukung penuh keberadaan KDMP di Sugihwaras. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan implementasi langsung dari visi Presiden Prabowo dalam memajukan ekonomi kerakyatan melalui koperasi sebagai pilar utama,” ujar Achmad Masliyanto pada Senin (10/02/2026).
Lebih lanjut, ia memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang berupaya menghambat jalannya program strategis ini. Menurutnya, KDMP adalah hak konstitusional ekonomi masyarakat desa yang harus dijaga keberlangsungannya oleh semua elemen.
“Jangan sampai ada pihak yang mencoba menghalangi atau membelenggu proses ini. KDMP adalah pintu bagi kemajuan ekonomi warga. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersatu demi keberhasilan program ini di Desa Sugihwaras,” tegasnya.
Optimisme serupa juga disuarakan oleh masyarakat setempat. Wahyudi (40), salah seorang warga, menyampaikan harapan besarnya agar kehadiran koperasi ini segera terwujud dan memberikan dampak positif secara langsung bagi perekonomian keluarga di wilayah tersebut.
“Kami sangat mendukung pembangunan KDMP ini. Semoga prosesnya lancar tanpa hambatan agar manfaatnya segera kami rasakan, terutama untuk memajukan usaha-usaha kecil di desa kami,” tutur Wahyudi singkat.
Inisiatif KDMP di Sugihwaras diproyeksikan akan menjadi pusat distribusi pangan dan pemberdayaan UMKM lokal, sejalan dengan target nasional pemerintah dalam membangun kedaulatan ekonomi melalui penguatan kelembagaan desa.











