Berita

HANYA 11 BOTOL? LSM Gerak Indonesia: Operasi Miras Ngasem Bak Panggung Lawak, Seperti Tong Kosong Nyaring Bunyinya.

68
×

HANYA 11 BOTOL? LSM Gerak Indonesia: Operasi Miras Ngasem Bak Panggung Lawak, Seperti Tong Kosong Nyaring Bunyinya.

Sebarkan artikel ini
IMG 20260724 WA0065

JERAT.ID || KEDIRI – Ribuan botol diduga beredar bebas, tapi yang disita cuma sebelas,Itulah kesan yang muncul pasca operasi gabungan Polsek Ngasem dan Satpol PP Kabupaten Kediri pada Rabu (22/7/2026) malam yang menyasar Kafe Maxi, Kafe M3, dan Kafe Eden. Hasilnya: 11 botol minuman keras ilegal diamankan bersama pelakunya, lalu diproses seolah urusan tuntas.

Kapolsek Ngasem Iptu Bambang Supaku menyebut langkah ini demi menekan peredaran dan menjaga keamanan.

Namun angka yang begitu minim justru memancing tanya sekaligus sindiran tajam dari masyarakat sipil.

Achmad Masliyanto, Kepala Bidang Informasi LSM Gerak Indonesia, tak segan menyindir gaya penindakan yang dinilai penuh sandiwara:

“Kami hargai niatnya, tapi jujur saja: 11 botol itu ibarat memetik satu daun dari pohon rimbun, lalu mengaku sudah menebang pohonnya.

Atau ambil sebutir pasir dari bukit, lalu bilang bukit sudah rata. Ini lucu kalau tidak menyedihkan.”

Masliyanto menambahkan, jumlah itu takkan membuat jaringan besar pengedar sedikit pun gelisah.

“Mereka mungkin malah tertawa melihat ‘keributan’ yang cuma berhenti di angka kecil. Esok hari, kiriman baru datang, jualan jalan seperti biasa. Apa bedanya?” sindirnya.

Menurutnya, penindakan yang menyasar pelaku level bawah saja, sementara dalang yang mengatur pasokan dibiarkan santai, sama saja membersihkan lumut di pinggir selokan tapi membiarkan sumber kotornya terus mengalir deras.

“Masyarakat tidak butuh pameran barang bukti berjumlah seadanya. Kami butuh kepastian bahwa arus utamanya diputus. Jangan jadikan operasi ini sekadar tontonan agar terlihat bekerja, padahal sebenarnya hanya sandiwara yang sayang tenaga dan waktu,” tegas Masliyanto.

Ia mengingatkan dampak miras bukan cuma soal botol, tapi nyawa yang hilang di jalanan, masa depan muda yang hancur.

“Kalau cuma begini gayanya, lebih baik tidak usah digembar-gemborkan. Biar kami tidak perlu tertawa getir melihat penegakan hukum yang tampak gagah di permukaan, tapi luluh lantak di akarnya.”

LSM Gerak Indonesia tetap mendukung penindakan yang benar-benar menyentuh akar masalah, tapi menegaskan akan terus mengawasi agar upaya pemberantasan tidak berakhir jadi komedi yang berulang-ulang tanpa hasil nyata pungkasnya. (Red) ..

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.