Jerat.id//Selasa_30 Des 2025, JEMBER – Suasana tenang di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, berubah menjadi kelabu. Sebuah pesta minuman keras (miras) yang seharusnya menjadi ajang kumpul-kumpul berakhir menjadi tragedi maut yang merenggut empat nyawa sekaligus.
Berdasarkan laporan kepolisian, insiden mematikan ini melibatkan delapan orang peserta. Namun, efek fatal dari cairan yang mereka konsumsi mulai menunjukkan gejala mengerikan hingga satu per satu dari mereka mengembuskan napas terakhir.
Keterlibatan Oknum Aparat
Kabar ini semakin mengguncang publik setelah terungkap bahwa salah satu korban tewas diduga merupakan oknum anggota TNI yang menjabat sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kecamatan Sumbersari.
Kehadiran figur aparat dalam lingkaran pesta maut tersebut kini menjadi sorotan tajam.
Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini. Fokus penyelidikan saat ini tertuju pada jenis kandungan miras yang dikonsumsi serta dari mana barang haram tersebut didapatkan.
“Terdapat delapan orang yang terlibat dalam pesta miras tersebut. Empat di antaranya dilaporkan meninggal dunia,” ujar AKP Angga dalam keterangannya kepada media.
Kini, sisa peserta pesta yang selamat masih dalam pemantauan medis, sementara pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti-bukti di lapangan untuk mengungkap apakah ada unsur kesengajaan atau pengoplosan zat berbahaya di balik hilangnya empat nyawa ini.
Jember kembali berduka, sebuah pengingat keras bahwa bahaya miras oplosan bukanlah isapan jempol belaka ia adalah mesin pembunuh yang nyata.
(Cek)..











