JERAT.ID // Kediri-Secara umum, pencemaran air tanah disebabkan oleh limbah dari hasil kegiatan manusia, baik limbah dari kegiatan rumah tangga, kegiatan industri, dan kegiatan-kegiatan lainnya.
Pencemaran air tanah merupakan adalah sebuah kondisi tanah sebagai tempat berkumpulnya air, tercemar oleh polutan sehingga air yang berada di dalamnya juga ikut tercemar sehingga air yang keluar bercampur dengan zat zat yang apabila dikonsumsi bisa berakibat negatif untuk lingkungan hidup.
Dampak yang disebabkan pencemaran air tanah terhadap manusia adalah kurangnya air bersih untuk dikonsumsi oleh manusia atau digunakan untuk kebutuhan lainnya.
Tercemarnya Puluhan Sumur Warga Desa Plosolor-Plosoklaten sehingga tak layak dikonsumsi menyita perhatian publik, publik dibuat bertanya tanya penyebab tercemarnya puluhan warga Plosolor-Plosoklaten Kabupaten Kediri.
Menjaga lingkungan hidup adalah tanggung jawab kita semua, dan semua pihak bertanggung jawab dalam menanggulangi pencemaran air tanah dan mengembalikan baku mutu air seperti semula.
SN 50th salah satu warga Plosolor-Plosoklaten menyampaikan beberapa warga sudah dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum Polres Kediri, mewanti wanti namanya disamarkan.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh anggota Polres Kediri “nggih mas, Pihak Perkebunan sudah dimintai keterangan juga, dimintai klarifikasi saja” jelasnya singkat.
Sementara itu Putut Agung Subekti, S.E., M.M. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri di temui dikantornya mengatakan hasilnya sudah diterima kemarin, dan dianalisa tim kami, kami masih menunggu petunjuk dari Dinas Lingkungan Provinsi Jawa-Timur, air tersebut tidak layak konsumsi ucapnya keawak media
Dikonfirmasi awak media ini beberapa waktu lalu AKP Fauzi Pratama Kasat Reskrim Polres Kediri enggan menanggapi pertanyaan awak media.
Ditempat terpisah Abdul Suud Kepala Bidang Informasi mengatakan kami yakin bukan perkara sulit Polres Kediri mengungkap tercemarnya Puluhan sumur warga Plosolor-Plosoklaten.
Dibawah kendali AKP Fauzi Pratama Kasat Reskrim Polres Kediri, kinerjanya Satreskrim Polres Kediri sangat luar biasa dan patut diacungi jempol,pengungkapan beberapa kasus hanya hitungan jam saja, bisa menemui titik terang.
Akan tetapi sangat disayangkan penanganan tercemarnya puluhan sumur warga Plosolor-Plosoklaten,terkesan lambat,dan tertutup atau seakan ditutup tutupi.
Kami itu mitra Aparat Kepolisian Republik Indonesia dan menjaga lingkungan hidup adalah tanggung jawab kita semua ( masyarakat, Pemerintah, TNI dan Polri ) jadi kami berharap penanganan kasus tercemarnya puluhan sumur warga harus setransparan mungkin.
Dengan ini kami meminta Mas Bupati Kediri Dan Bapak Kapolres Kediri yang kami cintai dan kami banggakan memberikan perhatian khusus dan solusi terbaik untuk permasalahan tercemarnya Puluhan sumur Warga Plosolor-Plosoklaten.
Bukti tercemarnya Puluhan sumur warga Plosolor Plosoklaten masih ada, dan saksi sudah dimintai keterangan, dan membutuhkan saksi kami bisa menghadirkannya juga.
Kami yakin bukanlah hal sulit untuk mengusut tuntas tercemar puluhan sumur warga Plosolor-Plosoklaten Kabupaten Kediri tegas suud.
Pewarta: tim











