Berita

Pelaku Alami Ganguan Kejiwaan Ibu Kandung Meminta Maaf Kepada Kabag Ops Polres Kediri Kota

262
×

Pelaku Alami Ganguan Kejiwaan Ibu Kandung Meminta Maaf Kepada Kabag Ops Polres Kediri Kota

Sebarkan artikel ini
IMG 20241120 WA0004

Jerat.id• Jeritan Rakyat||KEDIRI KOTA – Masih ingat dengan insiden laki – laki mengendarai kendaraan ( R2 ) Yamaha NMAX membentak dan menantang duel perwira polisi ( Kabag Ops Polres Kediri Kota – Red ) yang sedang bertugas pimpin pengamanan kedatangan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, dan ‘ngaku – ngaku ‘ anak Letkol yang terjadi di depan IKCC pada Minggu 17 November 2024 kemarin ? Sosok perwira polisi yang dibentak – bentak itu ternyata bukan orang sembarangan. selasa 19/11/2024

Terungkap perwira polisi tersebut adalah Kompol Mukhlason, dan menjabat sebagai Kepala Bagian Operasional ( Kabag Ops ) Kepolisian Resor Kediri Kota Polda Jatim. Di sisi lain, Kompol Mukhlason juga merupakan mantan atlit Judo Nasional.

Insiden yang terekam kamera video ponsel dan sempat viral serta menjadi perhatian publik itu kini memasuki babak baru. Setelah ditelusuri ternyata laki – laki yang membentak dan nantang duel Kompol Mukhlason teridentifikasi merupakan warga ( menurut keterangan dalam KTP miliknya – Red ) Jalan Kawi Gang II Kelurahan/ Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, namun kini tinggal di Perumahan Griya Ngronggo Permai. Dan ternyata setelah diselidiki dan diperkuat keterangan Ibu kandungnya, bernama Maria, bahwa pelaku yang ngaku – ngaku “ anak seorang Letkol “ itu memiliki gangguan kejiwaan.

Pernyataan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan itu disampaikan ibu kandungnya dalam ‘ Press Release ‘ di depan Gedung SPKT Polres Kediri Kota , Selasa 19 November 2024. Ibu kandungnya dalam press release yang dipimpin Kapolres Kediri Kota Bramastyo Priaji itu di hadapan kepolisian dan wartawan juga meminta maaf atas tindakan yang sangat tidak pantas yang telah dilakukan oleh anak kandungnya terhadap Kompol Mukhlason.

IMG 20241120 WA0003

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Mukhlason mengatakan, dirinya sudah memaafkan atas kejadian itu, dan dirinya turut prihatin atas kondisi yang menimpa pelaku.

“ Setelah mendapatkan informasi dari berbagai pihak, bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan karna suatu hal yang menimpa dirinya maka saya memaafkan, dan saya turut prihatin kepada yang bersangkutan, saya berharap semoga yang bersangkutan cepat sembuh dan pulih seperti sedia kala,” kata Kompol Mukhlason berharap.

Menurutnya, semua manusia tidak menutup kemungkinan bisa saja mengalami hal – hal yang dialami dan dilakukan oleh pelaku. “ Tak menutup kemungkinan siapapun bisa mengalami dan melakukan hal serupa,” katanya lagi.

“ Dan atas pertimbangan kemanusiaan maka dia memaafkan pelaku, dan dinyatakan berakhir dengan damai.

Saat kejadian, sebenarnya saya sudah menaruh curiga kalau yang bersangkutan sedang ada masalah dalam dirinya, “ terangnya.

Kompol Mukhlason juga mengkonfirmasi bahwa kasus ini sudah berakhir dengan damai. “ Sudah berakhir dengan damai,” pungkasnya.(Miss).

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.