Berita

LSM GERAK INDONESIA Soroti Perumahan Bersubsidi Yang Dibangun Tidak Sesuai Aturan DiKabupaten Kediri

227
×

LSM GERAK INDONESIA Soroti Perumahan Bersubsidi Yang Dibangun Tidak Sesuai Aturan DiKabupaten Kediri

Sebarkan artikel ini
IMG 20241107 WA0060

Jerat.id • Jeritan Rakyat, KEDIRI –  Pemerintah terus berupaya memberikan perlindungan bagi konsumen perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Berbagai cara ditempuh untuk melindungi konsumen dan menjaga agar kualitas rumah subsidi yang dibangun sesuai dengan peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Akan tetapi sangat disayangkan diduga masih banyaknya Perumahan Subsidi yang diduga tidak mementingkan kualitasnya di Kabupaten Kediri.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia atau yang lebih dikenal dengan LSM Gerak Indonesia.

Bayu Aji Kepala Bidang Informasi Dan Penelitian LSM Gerak Indonesia.

Bayu Aji mengatakan “Kita berharap Pemerintah Kabupaten Kediri memberi perlindungan konsumen sebaik mungkin untuk masyarakat sebagai konsumen Perumahan bersubsidi.

Bayu mengakui timnya masih mengumpulkan informasi karena di Kabupaten Kediri diduga masih banyak ditemukan rumah subsidi yang dibangun tidak sesuai aturan yang telah ditetapkan Menteri PUPR.

Masih banyak ditemukannya rumah subsidi yang dibangun tidak pada tempatnya, tanpa harus kami menyebutkan nama atau lokasi perumahan tersebut, sebenarnya dinas terkait pasti mengetahuinya.

Sesuai hasil temuan tersebut,sudah kami sampaikan ke dinas terkait, ini tanggung jawab Pemda yang harus komunikasi oleh pengembang,” katanya.

Bayu menyampaikan, ditemukan pula kelemahan sisi konstruksi mulai dari pondasi, balok, sampai atap,hal ini perlu diperhatikan karena sisi lain dari perlindungan konsumen,masyarakat penerima bantuan bisa dirugikan karena adanya kelemahan konstruksi.

Bayu menegaskan perlindungan konsumen merupakan hal paling penting,Ia melihat MBR belum sepenuhnya menjadi subyek dalam pembangunan perumahan, namun masih condong sebagai obyek.

Masyarakat harus lebih jeli, dari sudut kualitas rumahnya karena Rumah subsidi harus memenuhi standar nasional yang sudah diputuskan Menteri PU.

“Kami masih menemukan Perumahan Subsidi  yang diduga belum sesuai standar.

Dan seharusnya Rumah subsidi harus tepat sasaran hal tersebut menjadi PR Pemerintah setempat dan Pengembang.

Bayu juga menekankan  kualitas bangunan Perumahan bersubsidi yang kurang baik, maka akan berpengaruh pada pembayaran cicilan konsumen karena tingkat kepuasannya menurun pungkasnya.

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.