Berita

LSM Gerak Indonesia Gelar Aksi Protes, Tuntut Ketegasan Terhadap Fenomena Bus Ugal-ugalan di Kediri

60
×

LSM Gerak Indonesia Gelar Aksi Protes, Tuntut Ketegasan Terhadap Fenomena Bus Ugal-ugalan di Kediri

Sebarkan artikel ini
TimePhoto 20260123 173614 scaled

Jerat.id || KEDIRI – Menanggapi keresahan masyarakat atas maraknya perilaku mengemudi bus yang membahayakan nyawa di jalan raya, LSM Gerak Indonesia menyatakan sikap tegas. Lembaga ini berencana menggelar aksi demonstrasi besar di tiga titik krusial: Satlantas Kota Kediri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, dan Kantor Perwakilan Bus Harapan Jaya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk peringatan keras terhadap manajemen transportasi publik yang dinilai abai terhadap standar keselamatan. Achmad Masliyanto, Kepala Bidang Informasi LSM Gerak, menegaskan bahwa aksi ini adalah respons langsung atas rentetan insiden kecelakaan yang dipicu oleh perilaku ugal-ugalan pengemudi di jalanan.

“Kami tidak boleh lagi berkompromi dengan nyawa. Aksi ini adalah suara dari masyarakat yang terancam keselamatannya setiap kali berpapasan dengan bus yang melaju tanpa mengindahkan aturan. Kami tidak ingin ada lagi korban jiwa sia-sia akibat perilaku tidak bertanggung jawab ini,” ujar Achmad Masliyanto dengan nada tegas.

Dalam tuntutannya, LSM Gerak Indonesia mendesak Satlantas Kota Kediri dan Dishub Kota Kediri untuk tidak sekadar melakukan pengawasan formalitas, melainkan mengambil tindakan hukum yang nyata dan menjatuhkan sanksi berat bagi armada yang melanggar.

Selain kepada regulator, sorotan tajam juga diarahkan kepada manajemen PO Bus, khususnya Kantor Perwakilan Bus Harapan Jaya di Kediri. LSM Gerak mendesak pihak manajemen untuk melakukan evaluasi total dan memperketat pengawasan internal terhadap para sopir mereka.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas mengejar setoran. Kami berharap aksi ini mampu menjadi momentum perubahan, baik bagi kesadaran para sopir maupun ketegasan pihak terkait dalam menegakkan regulasi di lapangan,” pungkas Achmad.

Hingga narasi ini dipublikasikan, pihak Satlantas, Dishub, maupun perwakilan manajemen bus terkait belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana aksi tersebut.

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.