JERAT.ID | KARANGANYAR — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan Yakuza Maneges Ngawi melalui aksi sosial bagi warga yang tengah tertimpa musibah. Organisasi sosial spiritual tersebut menyalurkan bantuan kepada Mbah Kadiran, korban kebakaran di Dusun Teteng, RT 01/RW 07, Desa Gembol, Kecamatan Karanganyar, pada Rabu (2/9/2026).
Aksi bertajuk “Solidaritas Tanpa Batas” itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons nyata Yakuza Maneges Ngawi terhadap kondisi warga yang membutuhkan uluran tangan.
Rombongan dipimpin langsung Ketua Yakuza Maneges Ngawi, Riyantono Gempol, bersama jajaran pengurus, tim hukum, serta puluhan anggota. Mereka datang tidak hanya membawa bantuan kebutuhan pokok berupa sembako, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada Mbah Kadiran dan keluarga.
Riyantono Gempol mengatakan, kehadiran Yakuza Maneges Ngawi di tengah korban musibah merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan harian korban serta memberikan dorongan semangat. Semoga Mbah Kadiran beserta keluarga senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, dan keteguhan dalam menghadapi ujian ini,” ujar Riyantono.
Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian akibat musibah kebakaran. Namun, kehadiran dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan mampu memberikan kekuatan bagi korban untuk bangkit dan menjalani proses pemulihan.
Sementara itu, Tim Hukum Yakuza Maneges Ngawi, Imam Sampurno, S.H., menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Fokus kami hari ini adalah bantuan kebutuhan dasar dan pemulihan psikologis bagi warga terdampak. Bagi Yakuza Maneges Ngawi, kehadiran di tengah masyarakat saat sulit adalah bentuk tanggung jawab sosial yang esensial, bukan sekadar seremonial semata,” tegasnya.
Ia berharap semangat kepedulian tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama, sehingga warga yang mengalami musibah tidak merasa menghadapi persoalannya seorang diri.
Mbah Kadiran menyambut kedatangan rombongan dengan penuh haru. Bantuan dan perhatian yang diberikan dinilai menjadi penyemangat di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi pascakebakaran.
“Saya pribadi dan keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam serta merasa seperti mendapatkan keluarga baru atas kehadiran Yakuza Maneges. Kami doakan semoga Yakuza Maneges Ngawi senantiasa diberikan kekuatan dan semakin besar dalam menebar manfaat,” tutur Mbah Kadiran.
Usai menyerahkan bantuan, seluruh rombongan kemudian melaksanakan doa bersama di lokasi musibah. Momen tersebut menjadi penutup kegiatan sekaligus bentuk dukungan spiritual agar Mbah Kadiran dan keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan untuk melewati masa pemulihan.
Aksi kemanusiaan ini sekaligus menjadi pesan bahwa gotong royong dan solidaritas masih menjadi kekuatan penting di tengah masyarakat.
Yakuza Maneges Ngawi berharap kepedulian serupa dapat menular kepada elemen masyarakat lainnya, sehingga proses pemulihan korban kebakaran dapat dilakukan secara bersama-sama. (Red) ..











