JERAT.ID || TULUNGAGUNG — Aksi komplotan yang diduga menggelapkan sebagian hasil panen jagung dengan modus jasa perontokan keliling atau “selep jagung” akhirnya terbongkar di wilayah Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.
Empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut, seluruhnya berasal dari Kabupaten Nganjuk, berhasil diamankan warga sebelum kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian. Keempatnya kini menjalani pemeriksaan di Polsek Pakel untuk mengungkap lebih jauh dugaan modus dan jaringan yang digunakan.
Peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah warga Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, mulai mencurigai aktivitas para pelaku saat menawarkan jasa perontokan jagung menggunakan mesin selep keliling.
Modus tersebut diduga dilakukan dengan memanfaatkan mesin perontok yang telah dimodifikasi. Di dalam mesin tersebut diduga terdapat tampungan tersembunyi yang digunakan untuk menampung sebagian hasil jagung yang seharusnya menjadi milik petani.
Praktik ini diduga membuat sebagian hasil panen tidak diketahui pemiliknya. Kecurigaan warga kemudian semakin kuat hingga akhirnya para pelaku berhasil diamankan.
Istilah “selep jagung” sendiri di kalangan masyarakat merupakan sebutan untuk jasa perontokan jagung menggunakan mesin yang biasanya beroperasi secara keliling dari satu lokasi panen ke lokasi lainnya.
Informasi mengenai dugaan aksi komplotan tersebut juga telah beredar di media sosial. Bahkan, disebut-sebut aktivitas serupa tidak hanya terjadi di satu lokasi di Tulungagung.
Berdasarkan informasi yang beredar, diduga terdapat lima jaringan yang masuk ke wilayah Tulungagung dari Kabupaten Nganjuk dengan modus serupa. Namun, informasi mengenai jumlah jaringan tersebut masih perlu dibuktikan dan dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak kepolisian.
Kini, penanganan perkara berada di tangan Polsek Pakel.
Polisi diharapkan dapat mengungkap secara terang bagaimana modus operandi yang digunakan, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat serta lokasi-lokasi lain yang diduga menjadi sasaran.
Masyarakat, khususnya para petani jagung, juga diimbau untuk lebih waspada terhadap jasa perontokan keliling dan memastikan hasil panen dihitung serta diawasi secara langsung selama proses perontokan berlangsung.
JERAT.ID akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil pemeriksaan terhadap keempat orang yang telah diamankan. (Red) ..











