Berita

Tiga Peserta Latsarmil Calon Pengelola Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia, Pemerintah Lakukan Evaluasi

87
×

Tiga Peserta Latsarmil Calon Pengelola Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia, Pemerintah Lakukan Evaluasi

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 06 26 17 22 10 51 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

JERAT.ID || Jakarta – Kabar duka menyelimuti pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Berdasarkan perkembangan terbaru, jumlah peserta yang meninggal dunia selama dan setelah mengikuti pelatihan tersebut bertambah menjadi tiga orang.

 

Sebelumnya, pemerintah telah mengonfirmasi meninggalnya dua peserta, yakni Anisa Muyassaroh yang mengikuti pelatihan di Balikpapan dan Yonanda Muhammad Taufiq yang menjalani pelatihan di Baturaja.

 

Berdasarkan keterangan medis, Anisa Muyassaroh meninggal dunia akibat heat stroke atau serangan panas yang menyebabkan gangguan serius pada fungsi tubuh. Sementara itu, Yonanda Muhammad Taufiq dilaporkan meninggal akibat cardiac arrest atau henti jantung.

 

Perkembangan terbaru menyebutkan seorang peserta lainnya, Novia Rahmadhani Sihotang, yang mengikuti pelatihan di Jakarta, juga meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis. Kementerian Pertahanan menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatan yang berkaitan dengan penyakit tuberkulosis (TBC) menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meninggalnya peserta tersebut.

 

Menanggapi insiden tersebut, Kementerian Pertahanan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Pemerintah juga menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program Latsarmil, termasuk proses seleksi kesehatan peserta, sistem pengawasan medis, serta mekanisme penanganan kesehatan selama pelatihan berlangsung.

 

Selain itu, pihak Istana turut menyatakan bahwa program tersebut akan dievaluasi guna memastikan aspek keselamatan dan kesehatan peserta menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang.

 

Pemerintah berharap hasil evaluasi dapat menjadi dasar perbaikan agar seluruh program pelatihan berjalan lebih aman, efektif, dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.

 

Pewarta : Ag13 ..

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.