JERAT. ID // Kediri, Ratusan siswa dan warga Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, yang digelar di Padepokan PSHT, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto,Kota Kediri Minggu (5/4/2026).
Ratusan warga PSHT Kota Kediri dari berbagai wilayah memadati lokasi, sebagai simbol persaudaraan yang erat, sekaligus menciptakan atmosfer persaudaraan yang hangat dan solid.
Selain itu, acara Halal Bihalal tersebut juga dihadiri Ketua dan pengurus dari IPSI Kota Kediri, dan Juga Ketua PCNU KH Abdullah Abu Bakar Jalil, yang juga memberikan tausiyah dalam acara di Padepokan PSHT Kota Kediri.

Dalam tausiyahnya, Gus Ab (panggilan KH Abdullah Abu Bakar Jalil) menyampaikan, agar seluruh warga PSHT selalu menjaga nama baik organisasi, dengan mengedepankan etika dan norma. Yakni norma agama, norma hukum dan norma kesopanan.
“1. Norma agama, berisi perintah dan larangan Tuhan yang tertuang dalam kitab suci. Tujuannya mengatur kebahagiaan dunia dan akhirat. Contoh: Ibadah tepat waktu, tidak berbohong, menghormati orang tua.
2. Norma Hukum: Peraturan yang dibuat oleh pemerintah atau lembaga resmi, mengikat seluruh warga negara, dan bersifat memaksa. Contoh: Mematuhi lalu lintas, tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.
3. Norma Kesopanan (Sosial): Tata krama atau kebiasaan yang disepakati oleh masyarakat setempat. Contoh: Sopan santun kepada orang tua, Guru atau pelatih, serta mampu membedakan baik dan buruk,” Terang KH Abdullah Abu Bakar Jalil, Ketua PCNU Kota Kediri.
Ketua PSHT cabang Kota Kediri Agung Sediana mengapresiasi kekompakan seluruh warga serta dukungan semua warga PSHT, sehingga acara Halal Bihalal sekaligus Pengukuhan Ketua Ranting berjalan dengan lancar
“Alhamdulillah, ini bukti nyata kebersamaan dan persaudaraan warga PSHT. Semua warga bergerak sesuai dengan tupoksinya masing-masing, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan sukaes.” Kata Agung Sediana, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri.
Kang mas Agung menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Apapun derajat dan pangkat kita, tetap satu dalam persaudaraan. Kami berharap, semua warga PSHT terus menjunjung tinggi jati diri organisasi, yakni menjalin persaudaraan yang tulus serta menjadi teladan di tengah masyarakat.” Tutup Agung.
Acara diakhiri dengan pengukuhan Ketua Ranting, yakni Ranting Mojoroto, Ranting Kota dan Ranting Pesantren.
Pewarta: Agus / Red











